Rabu, 05 Maret 2014

SYARAT DAN KETENTUAN PENDAFTARAN MAHASISWA/I SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA (STAN)

Sebelum kita masuk ke apasih syarat-syarat untuk bisa mendaftar menjadi mahasiswa STAN? mari kita mengenal lebih dalam lagi tentang STAN. STAN itu berdasarkan Menteri Keuangan Republik Indonesia akan menerima putra dan putri Warga Negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dengan pilihan program sebagai berikut:

  1. Program Diploma I/III Keuangan Spesialisasi Kepabeanan Dan Cukai
  2. Program Diploma I/III Keuangan Spesialisasi Pajak
  3. Program Diploma I/III Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara
  4. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
  5. Program Diploma III Keuangan Spesialsasi Pajak Bumi dan Bangunan
  6. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Piutang dan Lelang Negara
nah, untuk syarat-syaratnya sebagai berikut (berdasarkan tahun angkatan 2013)

  1. Berijazah SMA/SMK untuk semua bidang keahlian/jurusan
  2. Nilai UN+UAS minimal 7.00
  3. Usia minimal 17 tahun, maksimal 21 tahun pada tanggal 1 September
  4. Berbadan sehat, tidak cacat, dan terbebas dari Narkoba
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan
  6. Khusus Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai ditambah persyaratan sebaagai berikut :  
                a.  untuk Diploma 1
                     - Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
                     - Perempuan tinggi badan minimal 155 cm
                b.  untuk Diploma III
                     - Berjenis kelamin Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm
                c.  Tidak Buta Warna
                d.  Bagi yang memiliki mata minus, tingkat minus mata yang diperbolehkan maksimal        adalah minus 2
     7.  Menyetor Biaya Pendaftaran sebesar Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah)

yup, inilah persyaratan Administrasi untuk mencalonkan diri sebagai Mahasiswa STAN..
smoga kalian berhasil.. Amin!

Selasa, 18 Februari 2014

SLT & DSLR

yup, seperti janji saya, saya akan memposting tentang apasih itu SLT & SLR, let's see...


  1. DSLR (Digital Single Lens Reflex)
           DSLR adalah kependekan dari Digital Single lens Reflex. Dalam bahasa yang gampang, DSLR adalah kamera yang memanfaatkan cermin untuk mengarahkan cahaya dari lensa ke viewfinder. Viewfinder adalah lobang kecil dibelakang kamera tempat kita mengintip obyek foto. Kok ada kata single dalam kepanjangan DSLR, emang ada yang double? ada, namanya kamera TLR alias twin lens reflex, TLR adalah teknologi yang hampir punah.
Saat kita mengintip di lobang viewfinder dibelakang kamera, apapaun yang kelihatan disitu adalah apa yang kan menjadi hasil akhir foto.
Berikut bagian-bagiannya:
  1. Lensa
  2. Cermin Pantul (reflex mirror)
  3. Shutter
  4. Sensor
  5. Layar focusing
  6. Lensa condenser
  7. Pentaprisma
  8. Viewfinder
cara kera kamera dslr

Bagaimana cara kerja kamera DSLR

Secara keseluruhan proses kerja kamera DSLR terjadi sangat singkat, namun demi gampangnya coba kita pisah menjadi 3 tahap:
  • Saat kita mengintip di lobang viewfinder dibelakang kamera, apapaun yang kelihatan disitu adalah apa yang kan menjadi hasil akhir foto. Pantulan cahaya dari obyek foto masuk melewati lensa lalu menuju cermin pantul-(2) yang kemudian memantulkan cahaya tersebut ke pentaprisma-(7). Pentaprisma mengubah cahaya vertikal ke horisontal dengan mengarahkan cahaya menuju dua cermin terpisah, lalu masuk ke viewfinder-(8).
  • Saat kita memotret, cermin pantul/reflex mirror-(2) berayun keatas dan membiarkan cahaya terus maju dengan lurus. Shutter-(3) kemudian membuka sehingga cahaya tadi masuk ke sensor digital-(4). Shutter-(3) tetap akan terbuka selama waktu shutter speed yang ditentukan dan sensor-(4) akan terus merekan informasi cahaya. Kalau sudah selesai, maka reflex mirror-(2) akan kembali ke posisi awal sehingga cahaya dari lensa akan terpantul keatas dan kembali muncul di viewfinder.
  • Proses ketiga adalah proses yang terjadi di sensor digital-(4) dimana gambar diolah oleh komputer (processor) didalam kamera. Processor akan mengambil informasi yang terekam di sensor, mengubahnya menjadi menjadi format yang sesuai lalu menuliskannya ke dalam memory card.
keseluruhan proses diatas hanya terjadi dalam sepersekian detik, kecuali jika anda memotret bulb, bahkan kamera DSLR kelas atas bisa menyelesaikan 11 proses diatas secara beruntun dalam waktu satu detik.


            2.  SLT ( Single-Lens Translucent)

                 Kamera SLT ( Single-Lens Translucent ) adalah nama bagi desain proprietary Sony untuk kamera-kamera dari keluarga Sony Alpha produksinya. Kamera-kamera Sony SLT memanfaatkan pellicle mirror untuk membagi sinar yang datang : sebagian diarahkan ke sensor phase-detection autofocus, dan sisanya menumbuk image sensor digital. Citra yang diterima oleh image sensor inilah yang diolah menjadi data digital baik berupa foto ( still image ) maupun video, selain juga menjadi materi tampilan pada display LCD ( electronic viewfinder ).
Rumornya sih, kamera jenis ini akan dimusnahkan, entah apa alasannya, kemungkinan besar Sony akan beralh pada sistem optical viewfinder DSLR seperti pada umumnya (kecil kemungkinan) atau  kamera mirrorless dengan A-mount dan sensor ASP-C berjalan mirrorless (mungkin). kalo tentang SLT, sya belum terlalu ngerti guys, soalnya peredaraannya pun masih sedikit.